Sabtu, 21 Maret 2015

PERINDU SURGA


 

dalam alunan syair nan syahdu

menapaki langkah pasti tanpa gerutu

raga, jiwa, serta denyut nadi

berdetak tiada henti

demi sang surya agar tetap menyinari negeri

kadang  napas tersengal

tapi, tangisan  lelah tak ingin mereka kenal

setitik pun tak kan dibiarkan gerimis berteduh di kelopak mata

justru tawa hadir dalam lelah yang tertuang

berjuang  tiada henti

mengharap ridho Illahi

 

Karya : Immi. Diah Ayu Puspitasari

Rabu, 18 Maret 2015



DALAM SEBUAH FORUM
lantang namaMu kusebut
tapi di hati tetap lembut
bertasbih semua
dari ujung kuku sampai rambut
air mata tak mampu diseka
bibir tak mampu berkata
hanya ada diri meratapi dosa
entah kemana saja aku
menutup sendiri pintu kalbu
oh tuhan ampuni aku

Malang 18 September 2014

Karya : Immi. Diah Ayu P

Selasa, 10 Februari 2015

KEHIDUPAN-KU





Hari hari lewat, pelan tapi pasti
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena aku akan membuka lembaran baru
Untuk sisa jatah umurku yang baru

Daun gugur satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Umurku bertambah satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah

Tapi… coba aku tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku
Karena ibadahku masih pas-pasan

Kuraba dahiku
Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
Kutimbang keinginanku….
Hmm… masih lebih besar duniawiku

Ya Allah
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?
Ya Allah….
Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku

Astagfirullah…
Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah…
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang…
Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu…
Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana…
Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana…
Ya Allah,
Ijikanlah

Karya : Immi. Enin Widiastutik